Langsung ke konten utama

Postingan

Dosa-dosa Besar

Para Ulama’ membagi dosa menjadi 2, yaitu dosa besar dan dosa kecil. Dosa besar adalah segala bentuk kemaksiatan yang mendapatkan ancaman keras dalam Al-Qur’an maupun hadits shohih berupa: ancaman api neraka laknat dari Allah dan Rasul-Nya, mendapat kemurkaan Allah, haram masuk surga, tidak mencium bau surga, Nabi berlepas diri darinya, atau wajibnya ditegakkan hukum had di dunia. Dosa kecil adalah dosa-dosa yang tidak masuk kategori tersebut. Dosa-dosa kecil bisa dihapus dengan sholat wajib yang satu dengan berikutnya, wudhu’, Ramadhan yang satu dengan berikutnya, langkah kaki menuju masjid, dan semisalnya.

Sedangkan dosa besar tidaklah bisa dihapus kecuali dengan bertaubat kepada Allah. Untuk dosa selain syirik, jika seseorang meninggal dunia belum sempat bertaubat dari dosa besar, ia berada di bawah kehendak Allah. Jika Allah kehendaki Allah ampuni, jika tidak Allah akan mengadzabnya sesuai kadar dosanya tersebut.

Sahabat Nabi, Ibnu Abbas, mengisyaratkan bahwa jumlah dosa besar …
Postingan terbaru

Arti Sebuah Cinta

Cinta bisa jadi merupakan kata yang paling banyak dibicarakan manusia. Setiap orang memiliki rasa cinta yang bisa diaplikasikan pada banyak hal. Wanita, harta, anak, kendaraan, rumah, dan berbagai kenik-matan dunia lainnya merupakan sasaran utama cinta dari kebanyakan manusia. Namun cinta apakah yang paling tinggi dan mulia?
Kita sering mendengar kata yang terdiri dari lima huruf: CINTA. Setiap orang bahkan telah merasakannya, namun sulit untuk mendefinisikannya. Terlebih untuk memahami hakikatnya. Berdasarkan hal itu, seseorang dengan gampang bisa keluar dari hukum syariat ketika bendera cinta diangkat. Seorang pezina dengan gampang tanpa diiringi rasa malu mengatakan, “Kami sama-sama cinta, suka sama suka.” Karena alasan cinta, seorang bapak membiarkan anak-anaknya bergelimang dalam dosa. Dengan alasan cinta pula, seorang suami melepas istrinya hidup bebas tanpa ada ikatan dan tanpa rasa cemburu sedikit pun.
Demikianlah bila kebodohan telah melanda kehidupan dan kebenaran tidak lagi m…

Jauhilah Sifat Bangga Diri, Wahai Saudaraku!

Assyaikh Al-Allamah Abdullah Ibnu Abdirrahim al-Bukhari hafidzahullah :
Telah disebutkan banyak ungkapan-ungkapandari imam-imam Sunnah yang memperingatkan dari bahaya sifat ingin terdepan, ambisi syahwat ingin terdepan, serta senang terhadap kepemimpinan, oleh karena ini tidak satu dari para imam mengatakan:
"Tidaklah kamu mendapati seseorang yang mencari jabatan dan kepemimpinan melainkanwal'iyadzubillah dia bangga terhadap dirinya".
Kalau seandainya kamu membaca biografi para imam (ahlussunnah) niscaya kamu akan mendapati bahwa mereka menjauh dan memerangi sifat tersebut serta lari darinya sebagaimana larinya mereka dari singa.
Perhatikan imam satu ini , Ubaidullah Ibnu Abi Ja'far almishri alfaqih, beliau tsiqah, beliau termasuk rawi yang disebutkan di dalam Kutubussittah, salah satu ulama yang terpercaya, sangat berilmu, beliau memiliki ungkapan-ungkapan yang agung.
Dan disebutkan di dalam biografinya bahwa beliau adalah salah satu dari cendekiawan, didalam uca…

“Rebo Wekasan”, Dalam Tinjauan Syari’at Islam

"Rebo Wekasan adalah hari Rabu terakhir bulan Shafar. Diyakini pada hari itu akan datang 320.000 bencana. Untuk penolak bala', diadakanlah berbagai ritual khusus pada malam dan siangnya. Bagaimana Islam memandang keyakinan ini? "
Di antara anggapan dan keyakinan keliru yang terjadi di bulan Shafar adalah adanya sebuah hari yang diistilahkan dengan Rebo Wekasan. Dalam bahasa Jawa ‘Rebo’ artinya hari Rabu, dan ‘Wekasan’ artinya terakhir. Kemudian istilah ini dipakai untuk menamai hari Rabu terakhir pada bulan Shafar. Di sebagian daerah, hari ini juga dikenal dengan hari Rabu Pungkasan.
Apakah Rebo Wekasan itu?
Sebagian kaum muslimin meyakini bahwa setiap tahun akan turun 320.000 bala’, musibah, atau pun bencana (dalam referensi lain 360.000 malapetaka dan 20.000 bahaya), dan itu akan terjadi pada hari Rabu terakhir bulan Shafar.
Sehingga dalam upaya tolak bala’ darinya, diadakanlah ritual-ritual tertentu pada hari itu. Di antara ritual tersebut adalah dengan mengerjakan shal…

Tuntunan Pernikahan Syar’i: Ta’aruf dan Nazhor

Tidak ada sebuah urusan pun kecuali telah dijelaskan oleh agama Islam yang sempurna ini. Agama yang telah diridhai oleh Allah ﷻ, Rabb semesta alam. Agama yang menjadi nikmat agung yang diberikan kepada kaum muslimin. Segala aspek kehidupan manusia telah diatur dengan sedemikian indah. Bahkan, dalam urusan mencari jodoh dan berumah tangga, Islam telah mengaturnya dengan sebaik-baiknya.
Islam menghendaki kehidupan yang bersih nan mulia bagi manusia. Berbagai pintu yang bisa mengantarkan manusia menuju jurang kehinaan hidup ditutup rapat. Salah satu perbuatan yang hina adalah zina. Islam menutup semua pintu yang menuju ke sana. Misalnya, berdua-duaan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram, berjabat tangan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram, memandang sesuatu yang tidak halal, wanita menghaluskan dan melembut-lembutkan suara atau ucapan di depan laki-laki yang bukan mahram, dan lain-lain.
Saat seseorang mencari jodoh, semua hal di atas tetap terlarang. Berdasarkan…

Fatwa Ulama: Hukum Wanita Mengendarai Sepeda Motor

Fatwa Syaikh Ubaid hafizhahullah tentang Hukum Wanita Mengendarai Sepeda Motor - sebagaimana yang banyak terjadi di Indonesia
Telah sampai kabar kepada kami bahwa para wanita sahabat mereka dulu mengendarai unta. Apakah boleh kami (para wanita) untuk mengendarai sepeda motor (جوالة) dengan ijin suami kami karena kami kadang butuh pergi ke majlis-majlis ilmu atau madrasah atau warung atau dokter. Dan sebagian kami mengendarai dengan cepat dan nampak dari dirinya hal-hal yang tidak pantas nampak darinya seperti bentuk tubuhnya meskipun dia berhijab?
 "Wahai anakku ….
Pertama :  Ketahuilah olehmu dan oleh seluruh anak-anakku (para wanita salafiyah) yang mendengar ucapanku: sangat beda antara wanita mengendarai unta atau himar atau bighal dengan mengendarai apa yang engkau sebut sepeda motor (جوالة), mungkin yang dimaksud adalah (دراجة) sepeda motor. 
Ketika seorang muslimah mengendarai hewan tunggangan yang sudah diketahui baik himar atau unta atau bighal, auratnya tidak nampak dan…

Bagaimana Bershalawat Kepada Rasulullah ﷺ ?

Di antara sunnah di hari Jum'at adalah memperbanyak shalawat kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,

أََكْثِرُوا الصَّلَاةَ عَلَيَّ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَلَيْلَةَ الْجُمُعَةِ فَمَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرًا
🍂"Perbanyaklah bershalawat kepadaku di hari jum'at dan di malam jum'at. Barangsiapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan membalas shalawatnya sebanyak sepuluh kali." (Lihat Ash-Shahihah: 1407)
Lalu bagaimana bershalawat kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam?

Ada beberapa bentuk shalawat yang diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam, di antaranya adalah:
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ ح…